About

Blogger templates

Rabu, 07 November 2018

File Management Tasks pada File Server Windows2012

Assalammualaikum........

Di blog saya yang ini akan memberitahu Tutorial File Management Tasks yang terdapat pada FSRM Windows Server 2012. yang dimaksudkan untuk melanjutan Tutorial sebelumnya yaitu Storage Report Management Windows 2012

File Management Tasks
Tugas manajemen file mengotomatiskan proses menemukan himpunan bagian file di server dan menerapkan perintah sederhana. Tugas-tugas ini dapat dijadwalkan terjadi secara berkala untuk mengurangi biaya berulang. File yang akan diproses oleh tugas manajemen file dapat didefinisikan melalui salah satu properti berikut:
Lokasi
Sifat klasifikasi 
Waktu penciptaan 
Waktu modifikasi 
Terakhir kali diakses






 Membuat File Management Task baru. Caranya, klik "File Management Task" lalu klik kanan File Management Task tersebut. Kemudian pilih "Create File Management Task". Atau bisa melalui menu Action => Create File Management Task.


⛯ Setelah kita pilih Create file Management Tasks pada tab General isikan task name sesuai keinginan Anda misal Document Download.Begitu juga dengan deskripsi file tersebut




⛯ Pada tab scope klik add untuk menambahkan folder yang dijadikan sebagai file yang akan dimanage. Letakan arah path nya sesuai keinginan anda. Biasanya file download tersimpan pada drive C. Jadi file yang ada disini akan dimanage sesuai schedule dan akan hilang serta dipindahkan ke drive yang akan dipilih.


⛯ Setelah itu ke bagian Action, lalu Browse untuk meletakkan tempat penyediaan file expired sebelum dihapus, atau juga bisa diarahkan langsung ke Recycle Bin, saya disini menggunakan drive D, dan saya membuat folder dengan nama File Expired.


⛯  Pada Tab "Notification", anda bisa memilih Notfikasi apa yang akan diberikan, Jenis nya bisa berupa Email, Event Log, maupun berupa Command/Perintah. Untuk menambahkan Notifikasi tersebut klik "Add". Anda bisa menambahkan lebih dari 1 Notifikasi.


⛯ File notificattion sudah diaktifkan selanjutnya masuk pada tab report.Tab report ini berfungsi memberikan laporan dalam bentuk HTML,CSV,txt disiini saya menggunakan HTML


⛯  Pilih tab condition, lalu ceklis pada kolom ketiga tiganya yang memberikan keterangan hari.


⛯ Setelah itu ke bagian Schedule, lalu pilih mau Weekly atau Monthly, dan bisa disesuaikan dengan keinginan kamu, ketika sudah klik OK.


⛯ Data dokumen yang sudah diisi dapat dicek pada scope berikut ini.


⛯ Jika kita ingin mendownload suatu aplikasi atau semacamnya maka file tersebut akan tersimpan pada drive C -> download.




Verifikasi
Tahapan verifikasi sebagai berikut.




pertama menjalankan File Management Task yang saya buat sebelumnya. Dengan mengklik "Run File Managemetn Task Now"



⚁ Muncul pop-up Run File Management Task pilih wait for the task to complete (this can take hours or days).Ini berarti saat ini proses perpindahan data expired dilakukan tanpa menunggu sesuai schedule.



⚂ Tunggu sampai proses loading selesai.

⚃  Maka secara otomatis akan muncul laporan file data dalam bentuk HTML yang berisi file tadi.




⚄ Kita cek pada drive C -> download maka file file yang tadi akan hilang, kemudian kita buka pada folder file -> file expired, maka data data expired akan tersimpan disitu dan akan ada waktu kadaluwarsanya.


⚅ Untuk Event log dapat dilihat pada Event viewer lalu pilih Application kemudian cari File Warning seperti gambar berikut ini



Selasa, 06 November 2018

Storage Report Management pada File Server Windows2012

Assalammualaikum.....

Di blog saya kali ini akan memberitahu Tutorial Konfigurasi Report Management pada Windows Server 2012 yang dimaksudkan untuk melanjutkan Tutorial sebelumnya yakni Tutorial Konfigurasi Quota Management Windows Server 2012.





Unscheduled Storage Report Management berguna untuk anda yang ingin melihat Laporan Penyimpan File Server anda secara Instan. Tanpa harus menunggu dari jadwal yang ditentukan. Untuk Konfigurasinya akan seperti apa Silahkan simak Tutorial dibawah ini.

Target : Sistem memberikan Laporan Penyimpanan tidak Terjadwal pada Folder "Aplikasi" yang sebelumnya sudah di konfigurasikan Quota. Jenis laporan nya adalah "Quota Usage" yang dimana akan memberikan Laporan mengenai penggunaan Quota dari folder yang dipilih.



Langkah pertama masuk kedalam features File Server Resource Manager (FSMR), setelah it
klik Storage Reports Management kemudian klik kanan > Generate Reports Now.


⋙  Ketika mengklik Generate Reports Now, maka Jendela baru akan terbuka. Di dalam Tab Settings kita bisa melakukan pemilihan Jenis Laporan yang akan diberikan. Disini saya memilih Quota Usage karena itu adalah Target saya. Yang dimana laporan jenis "Quota Usage" ini akan memberikan laporan penggunaan kuota suatu folder yang dipilih. Kemudian, selanjutnya kita memilih Format apa yang akan diberikan (Report formats). Disini saya memilih Format berbentuk HTML. Atau anda juga bisa bereksperimen dengan Report Formats yang ada.


⋙ Pada tab Scope tentukan drive mana yang dijadikan report .Misal Drive C


⋙ Maka akan muncul pop up seperti berikut. Kita pilih wait for reports to generated and the
 display them. Setelah itu OK.




⋙ Setelah itu masuk kedalam file Storage Reports, makan akan muncul data reports secara keseluruhan, nah disini kalian pilih Large File, jika ada lebih dari satu, bebas pilih yang mana saja

Ini bentuk filenya,  file yang terbesar akan dimunculkan seperti gambar dibawah

Konfigurasi Screen pada File Server Windows2012

Assalammualaikum.........

Saya akan memberitahu tutorial Konfigurasi Screen pada File Server Windows
SIMAK dibawah INI.....!



File Screening adalah salah satu cara untuk membatasi aksi file virus atau file apa saja yang menurut kita sebagai Administrator membahayakan komputer server kita, Screening merupakan salah satu fitur yang terdapat pada Windows Server 2003 SP2 sampai Windows Server yang terbaru pun masih memakai fitur ini.File Screening digunakan untuk pengontrol type file apa saja yang kita ijinkan untuk dapat disimpan dalam server dalam bentuk ekstensi. Seperti mengeblok type file semua ekstensi .exe tidak boleh disimpan dalam server berarti kita gunakan *.exe.Screening juga bisa digunakan secara aktif ataupun pasif. Aktif yang berarti semua file yang di blok tidak akan diijinkan sama sekali masuk dalam directory Screening, sebaliknya pasif untuk mengijinkan atau membatalkan blok Screening.File Screening pada Windows Server yaitu menggunakan File Server Resource Manajer (FSRM) kita dapat mengaktifkan fitur ini secara mudah, tanpa harus menginstall aplikasi, tertapi hanya mengaktifkan melalui menu Windows Server kita. Untuk settingan defaukl windows server file Screening atau FRSM belum terpasang di windows, maka kita perlu untuk mengaktifkan nya secara manua




🂡 Pertama-tama buka File Server Resource Manager(FSRM) lalu klik File Screening Management, pilih file Groups, kemudian klik kanan file tersebut dengan memilih                  Create File Group.


🂢  Selanjutnya berikan nama untuk file group nya, misalnya disini saya isi Test Aplikasi Screening, kemudian masukkan ekstensi file dengan memasukkan pada include dan exclude kemudian klik  Add, include adalah file yang tidak diperbolehkan atau tidak diterima, sedangkan exclude adalah file yang diperbolehkan atau diterima. Jika sudah, klik OK


🂣 Maka file group yang sudah kita buat tadi akan muncul pada list file groups.


🂤 Setelah itu, kita buat Screen Templates baru, caranya klik File Screen Templates > Create File Screen Templates, atau juga bisa dengan klik pada bagian pojok kanan




🂥 Pada bagian settings masukkan nama templatenya sesuai keinginan. Disini saya memberikan nama Aplikasi Screening. Pilih active screening. Kemudian ceklis file blok yang sudah dibuat sebelumnya sesuai group yang sudah didaftarkan.


🂦  Pada tab Event Log beri ceklis pada Send warning to event log untuk memberi informasi pada Log di Server bahwa file tersebut akan diberi warning.




🂧 Nah, jika screen template nya sudah dibuat, maka akan muncul screen template yang baru sama seperti gambar dibawah ini


🂨  Masih dibagian file screen management kita pilih file screening kemudian klik create file screen untuk menambahkan file screen untuk proses pengecekan type file.


🂩 Arahkan path file screen untuk dijadikan tempat screening. Caranya dengan klik browse. Sebelumnya kita buat foldernya terlebih dahulu yang dijadikan tempat screening. Kemudian tentukan properties file screening. Lalu klik create.



🂪  
File screening yang sudah dibuat dapat dicek perhatikan gambar dibawah ini.




Verifikasi
    Kita bisa melakukan verifikasinya dan cara mengujinya bisa dari server dan client. Disini saya mencobanya di server. Sebelumnya kita cari dulu file yang berekstensi .txt dan .exe. Setelah itu kita copy paste ke aplikasi yang sudah kita screening tadi yaitu file screen. Bisa kita lihat file yang berekstensi .txt (file excluded) bisa disimpan sedangkan file yang berekstensi .exe (file included) tidak dapat disimpan dan akan muncul notifikasi bahwa "bahwa anda harus membutuhkan permission untuk memasukkan file tersebut". Setelah itu klik cancel.



Å. Nah disini saya mencoba untuk memasukkan atau copy file yang berekstensi *.txt yang sudah saya masukkan pada includekedalam folder File Screen, dan ketika saya pindahkan, mendapatkan pop-up bahwa file tersebut tidak dapat diterima oleh folder tersebut karena sudah di screening

                                       


ℬ. File yang diizinkan dalam hal ini yang berekstensi *.txt dapat diterima di folder tersebut.bisa dicek pada gambar dibawah ini file tersebut bisa diterima oleh folder tersebut.




ℭ.  Kita coba cek pada event viewer kemudian pilih aplication, maka akan muncul warning.


Mengkonfigursi File Server. Windows Server 2012 Apk VirtualBox


Assalammualaikum wr.wb........
  Disini saya akan menjelaskan cara Mengkonfigurasi File Server. Silahkan kita simak dibawah ini



↠Materi
File Server Resource Manager (FSRM) adalah layanan peran di Windows Server yang memungkinkan Anda untuk mengelola dan mengklasifikasikan data yang disimpan di server file. Anda dapat menggunakan File Server Resource Manager untuk secara otomatis mengklasifikasikan file, melakukan tugas berdasarkan klasifikasi ini, mengatur kuota pada folder, dan membuat laporan yang memantau penggunaan penyimpanan.


Langkah-langkah Konfigurasi

Masuk ke Server Manager! Kik manage di pojok kanan atas lalu pilih Add Roles and Features        untuk tambah peran dan fitur.


Kita pilih yang atas Role-based or feature-based untuk melakukan singgle server, klik next.


Disini kita memilih server Select a server form the server pool, nama sever dan Ip nya itu akan          dijadikan untuk menginstal FRSM kemudian next.


⇏ Cari kebawah File and Storage Services, klik File and iSCSI services habis itu pilih/centang                Server Resource Manager.  


Klik Add Features pada Add Roles and Features Wizard to add new features FSRM.
 


Lanjut klik Next saja karna disini tidak ada fitur nyang ditambahkan pada FSRM.


Beri/TIdak tanda ceklis pada Restart the destination server automatically if requeried lalu klik            Instal.



Klik Close kalau instalasi FSRM nya sudah selesai.



Konfigurasi Quota
Buat kuota untuk membatasi ruang yang diizinkan untuk volume atau folder, dan buat pemberitahuan ketika batas kuota didekati atau dilampaui. Hasilkan kuota penerapan otomatis yang berlaku untuk semua subfolder yang ada dalam volume atau folder dan ke subfolder apa pun yang dibuat di masa mendatang. Tentukan template kuota yang dapat dengan mudah diterapkan ke volume atau folder baru dan kemudian digunakan di seluruh organisasi.

   ➤Hard Qouta adalah batas yang tidak dapat dilewati. jika user telah mencapai batas hard qouta            maka user tersebut tidak dapat memasukkan data lagi ke hard disk. Contoh jika user Ical                      memiliki quota 5 MB dan sudah digunakan 4.9 MB dengan demikian sisanya tinggal 0.1 MB jika        kemudian dia mencoba untuk menyimpan file sebesar 0.4MB maka sistem akan menolaknya.

   ➤Soft Qouta adalah batas yang bisa dilewati. Namun hanya dalam periode tertentu, periode                  tersebut disebut dengan grace period. Default nilai grace period adalah 7 hari. Umumnya nilai            hard qouta lebih besar dari soft qouta. untuk lebih jelas perhatikan contoh berikut, misalkan user          Ical diberikan soft qouta sebesar 10 MB, hard limit 15 MB, serta grace period 3 hari. Jika user            optimus sudah menggunkan kapasitas hard disk sebesar 12 MB maka nilai soft qoutanya sudah            terlewati, dengan demikian perhitungan grace period dimulai, jika dalam waktu 3 hari user                  optimus belum mengurangi penggunaan disknya sampai di bawah soft qouta, maka dia tidak                dapat menggunakan disk lagi walaupun nilai hard qoutanya belum di capai, jika user optimus              mengurangi batas penggunaan disknya sampai di bawah 10 MB maka nilai grace period kembali        di reset ke 3 hari.


⇏ Kembali ke Server Manager, klik Tools di pojok kanan atas pilih                                                          File Server Resaource Manager


Klik Quota Management, lalu pilih Qouta Templates .


Di sini bisa mencopy dan bisa membuat yang baru Qouta Templates nya, Pilih/Klik Create Qouta      Templatesnya untuk membuat Qouta Templates yang baru.


Di Create Qouta Template Settings kita isi Template name dan (Optional)nya lalu pilih speace            limitnya sesuai keinginan anda type status bisa KB,MB,GB,TB. klik Add


Di Pop-up Add Thershlod di E-mail Massage centang seperti gambar dibawah.


Akan muncul pop-up peringatan yang artinya "Tidak ada server STMP yang dikonfigurasi untuk mengirim laporan notifikstions dan penyimpanan melalui E-mail. Konfigurasi akan tetap ada tetapi Manajer Sumber Daya Server File akan gagal mengirim E-mail sampai sverver STMP yang valid dikonfigurasi. Apakah Anda ingin melanjutkan" Lanjut klik Yes


Lanjut ke sebelah E-mail Massage ada Event Log lalu ceklis pada Send warning to event log.


⇏ Report, Pilih sesuai report yang di inginkan dengan memberikan ceklis pada Generate report. Pilih report misal duplicate file, qouta, file screen dan sebagainya,Lalu OK.


Ketika kita selesai create template yang baru, Maka akan ada penambahan Qouta Template sesuai      kita daftarkan di sebelumnya sperti gambar di bawah.


Masuk ke folder qouta, tentukan arah Path yang akan di buat, kemudian konfigurasi arahkan sesuai template yang sudah di buat sebelumnya.


Maka akan muncul penambahan qouta baru dengan menyesuaikan Source Template yang dibuat          tadi.


Verifikasi
Kita coba menambahkan satu file yg benama VirtualBox,Perhatikan size nya yakini sekitar 104.878KB ini berarti bahwa ketika file ini ditambahkan maka kan muncul peringatan bahwa file ini sizenya terlalu besar sehingga tidak bisa di terima di folder aplikasi qouta. Karena kita mamiliki speace cuma 100 MB sedangkan file nya 104 MB.


Setelah itu copy paste file nya lalu masukan Aplikasi yg sudah di buat tadi. Karena sizenya terlalu besar maka akan muncul pop-up peringatan yg menyatakan hardisk tidak memenuhi seperti dibawah ini.


Menguji dari client maka kita akan sharing folder terlebih dahulu. Klik kanan file lalu pilih Properties



Pilih Sharing yang ada di tengah lalu klik Advanced Sharing.


Ceklis pada Share this folder lalu pilih Share name Qouta Aplikasi untuk menentukan user yang dapat mengakses folder.


Share Permissions buat qouta tersebut pilih Add untuk menambahkan user yang akan mengakses file tersebut.


Pilih Advanced kemudian cari user dengan mengklik tombol Find Now lalu pilih user Administrator, kemudian OK.


Lalu klik Change & Full Control untuk mengedit file dan memodifikasi.


Mencoba akses lewat Client Windows 10. Perlu di perhatikan bahwa firewall harus dimatikan terlebih dahulu, arahkan DNS Client ke windows server kemudian setting Ip Client satu network dengan server.


Klik tombol folder yang ada pada client atau File Explorer kemudian masukkan Ip server dengan mengisi address bar:\\172.16.1.101 lalu enter


Folder yang sudah di sharing sudah muncul pada client dengan nama Qouta Aplikasi. Kita coba mengcreate file tersebut.

Mengcreate satu folder pada file sharing dengan nama terserah anda."Caranya klik kanan New lalu pilih folder"


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews