About

Blogger templates

Selasa, 06 November 2018

Konfigurasi Screen pada File Server Windows2012

Assalammualaikum.........

Saya akan memberitahu tutorial Konfigurasi Screen pada File Server Windows
SIMAK dibawah INI.....!



File Screening adalah salah satu cara untuk membatasi aksi file virus atau file apa saja yang menurut kita sebagai Administrator membahayakan komputer server kita, Screening merupakan salah satu fitur yang terdapat pada Windows Server 2003 SP2 sampai Windows Server yang terbaru pun masih memakai fitur ini.File Screening digunakan untuk pengontrol type file apa saja yang kita ijinkan untuk dapat disimpan dalam server dalam bentuk ekstensi. Seperti mengeblok type file semua ekstensi .exe tidak boleh disimpan dalam server berarti kita gunakan *.exe.Screening juga bisa digunakan secara aktif ataupun pasif. Aktif yang berarti semua file yang di blok tidak akan diijinkan sama sekali masuk dalam directory Screening, sebaliknya pasif untuk mengijinkan atau membatalkan blok Screening.File Screening pada Windows Server yaitu menggunakan File Server Resource Manajer (FSRM) kita dapat mengaktifkan fitur ini secara mudah, tanpa harus menginstall aplikasi, tertapi hanya mengaktifkan melalui menu Windows Server kita. Untuk settingan defaukl windows server file Screening atau FRSM belum terpasang di windows, maka kita perlu untuk mengaktifkan nya secara manua




🂡 Pertama-tama buka File Server Resource Manager(FSRM) lalu klik File Screening Management, pilih file Groups, kemudian klik kanan file tersebut dengan memilih                  Create File Group.


🂢  Selanjutnya berikan nama untuk file group nya, misalnya disini saya isi Test Aplikasi Screening, kemudian masukkan ekstensi file dengan memasukkan pada include dan exclude kemudian klik  Add, include adalah file yang tidak diperbolehkan atau tidak diterima, sedangkan exclude adalah file yang diperbolehkan atau diterima. Jika sudah, klik OK


🂣 Maka file group yang sudah kita buat tadi akan muncul pada list file groups.


🂤 Setelah itu, kita buat Screen Templates baru, caranya klik File Screen Templates > Create File Screen Templates, atau juga bisa dengan klik pada bagian pojok kanan




🂥 Pada bagian settings masukkan nama templatenya sesuai keinginan. Disini saya memberikan nama Aplikasi Screening. Pilih active screening. Kemudian ceklis file blok yang sudah dibuat sebelumnya sesuai group yang sudah didaftarkan.


🂦  Pada tab Event Log beri ceklis pada Send warning to event log untuk memberi informasi pada Log di Server bahwa file tersebut akan diberi warning.




🂧 Nah, jika screen template nya sudah dibuat, maka akan muncul screen template yang baru sama seperti gambar dibawah ini


🂨  Masih dibagian file screen management kita pilih file screening kemudian klik create file screen untuk menambahkan file screen untuk proses pengecekan type file.


🂩 Arahkan path file screen untuk dijadikan tempat screening. Caranya dengan klik browse. Sebelumnya kita buat foldernya terlebih dahulu yang dijadikan tempat screening. Kemudian tentukan properties file screening. Lalu klik create.



🂪  
File screening yang sudah dibuat dapat dicek perhatikan gambar dibawah ini.




Verifikasi
    Kita bisa melakukan verifikasinya dan cara mengujinya bisa dari server dan client. Disini saya mencobanya di server. Sebelumnya kita cari dulu file yang berekstensi .txt dan .exe. Setelah itu kita copy paste ke aplikasi yang sudah kita screening tadi yaitu file screen. Bisa kita lihat file yang berekstensi .txt (file excluded) bisa disimpan sedangkan file yang berekstensi .exe (file included) tidak dapat disimpan dan akan muncul notifikasi bahwa "bahwa anda harus membutuhkan permission untuk memasukkan file tersebut". Setelah itu klik cancel.



â„«. Nah disini saya mencoba untuk memasukkan atau copy file yang berekstensi *.txt yang sudah saya masukkan pada includekedalam folder File Screen, dan ketika saya pindahkan, mendapatkan pop-up bahwa file tersebut tidak dapat diterima oleh folder tersebut karena sudah di screening

                                       


ℬ. File yang diizinkan dalam hal ini yang berekstensi *.txt dapat diterima di folder tersebut.bisa dicek pada gambar dibawah ini file tersebut bisa diterima oleh folder tersebut.




â„­.  Kita coba cek pada event viewer kemudian pilih aplication, maka akan muncul warning.


0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews