About

Blogger templates

Selasa, 29 Oktober 2019

Mengkonfigurasi Control Panel Hosting

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,




Control panel hosting adalah antarmuka berbasis web yang disediakan oleh layanan web hosting yang memungkinkan pengguna untuk mengelola server dan layanan host mereka. Dalam pengertian lain, Control Panel Hostingadalah sebuah aplikasi yang dapat dijalankan melalui browser, yang berfungsi untuk mengatur hosting, seperti membuat atau mengelola database, menginstal website, membuat email, membuat sub domain atau add on domain, dan banyak fungsi lainnya.
    Control panel merupakan tool populer yang digunakan untuk mengatur layanan hosting Anda. Dengan tool ini, Anda dapat melakukan serangkaian tindakan seperti: mengatur nama domain, instal aplikasi, membuat dan mengatur akun email, mengunggah file website, dan lainnya. Tentu saja Anda dapat melakukan semuanya dengan cara masuk pada servernya. Hanya saja, dalam menggunakan panel ini Anda memerlukan pengetahuan seperti seorang web developer. Satu kesalahan kecil maka seluruh situs bisa menjadi kacau. Selebihnya, panel web intuitif, sederhana, dan menghemat waktu Anda.

Apa itu Control Panel Hosting?
Control Panel merupakan sebuah aplikasi yang berisi fasilitas - fasilitas untuk mengatur fungsi - fungsi pada server kita, seperti add/remove domain, DNS, Mail Server, Database/PhpMyadmin, dan lain lain.


Control Panel juga merupakan sebuah aplikasi yang ada pada hosting untuk mempermudah pengaturan hosting, aplikasi ini mirip seperti OS, dan tentunya berbasis GUI, namun sebenarnya aplikasi ini merupakan kumpulan script - script dan command yang didesain sedemikian rupa untuk mempermudah webmaster dalam mengelola website
Sementara, Zpanel adalah web hosting control panel gratis dan lengkap untuk server berbasis Microsoft Windows dan POSIX (Linux, UNIX, dan MacOSX).



Beberapa kelebihan dari fungsi Cpanel web hosting ini dapat digunakan untuk :


   ➧Untuk membuat atau menghapus alamat email.
   ➧Membuat atau menghapus name atau user di database MySQL.
   ➧Dapat digunakan untuk menciptakan email forwarder.
   ➧Untuk mengatur konfigurasi PHP.
   ➧Untuk mengupload file website dan juga database.
   ➧Untuk konfigurasi keamanan folder website.
   ➧Untuk melihat statistik dari kunjungan website anda.
   ➧Untuk mengatur sub domain atau dapat juga menambah domain.
   ➧Untuk instal Script Website, dan masih banyak lagi



Berikut langkah - langkah konfigurasinya :

Pertama sebelum kita menginstall ZPanel, kita download terlebih dahulu Microsoft Visual Studio Runtime Versi terbaru pada situs https://sourceforge.net/projects/zpanelcp/files/server_stack/10.0.2/ , pilih filenya yang bernama "zpanel_vcredist_64.exe". Bisa kita sesuaikan versinya sesuai dengan OS Server kita, disini saya menggunakan versi yang 64 bit





Double klik pada file zpanel_vcredist_64.



Maka akan muncul pop up seperti berikut, langsung klik next.




Kemudian kita langsung klik "install" saja




Jika instalasi sudah selesai, silahkan klik Finish untuk keluar dari wizard.




Selanjutnya kita harus download file aplikasi yang kedua yaitu zpanel stack. Anda bisa mendownloadnya disini https://sourceforge.net/project/zpanelcp/files/server_stack/10.0.2/ . Pilih filenya yaitu zpanel-stack-1_0_2_php53.exe. Kemudian download.





Double klik file zpanel-stack-1_0_2_php53




Kemudian akan muncul pop-up setupnya, kita klik "Next" saja.




Klik install untuk memulai menjalankan proses instalasi aplikasinya.




Kemudian akan ada proses installasi MySQL, Webserver, Filezila,dsb yang lumayan lama




Jika muncul top-up seperti dibawah, bisa langsung kita Close saja. Pesan dibawah kurang lebih menyatakan bahwa Windows Server roles and features tidak bisa melakukan instalasi secara otomatis via Windows Features Control Panel.




Selanjutnya klik finish untuk mengakhiri proses instalasinya.



Kemudian kita download aplikasi/tools yang ketiga yaitu installer dari ZPanelnya nama filenya "installer-10_1_0-win32.exe" di situs https://github.com/zpanel/zpanelx/releases/tag/10.1.0 , saya menggunakan yang 32 bit karena hanya itu yang tersedia.




Setelah masuk ke tampilan awal setup zpanel, langsung saja klik next untuk melanjutkan.




Klik pada I accept the agreement, yang menyatakan bahwa kita menyetujui informasi lisensi dari ZPanel, kemudian Next.




Kemudian kita langsung klik "install" saja.




Tunggu proses instalasinya selesai sampai masuk ke tampilan seperti berikut. Masukkan full name dan email address yang akan didaftarkan pada saat login zpanel nantinya. Kemudian enter.




Kemudian pada FQDN (Full Quality Domain Name) kita isikan domain yang akan di daftarkan pada server beserta password yang diinginkan.



Dan kemudian klik apa saja untuk melanjutkan.




Proses instalasi sudah selesai, tinggal klik finish saja.




Kemudian proses instalasi ZPanel sudah selesai, untuk selanjutnya kita coba login ke dalam ZPanel dengan mengetikan domain yang sebelumnya didaftarkan pada search bar. Kita masukkan Username dengan login default ZPanel yaitu "Zadmin" dan password yang sudah di daftarkan sebelumnya.




Oke, kita sudah login ke zpanel, seperti inilah tampilan dari zpanel tersebut.




Konfigurasi FTP ZPANEL

Selanjutnya kita harus buat domain terlebih dahulu atau bisa membelinya di situs-situs yang terpercaya. Disini karena saya hanya menguji untuk pembelajaran, maka saya membuat domain sendiri melalui fitur DNS Server. Daftarkan domainnya pada server dns.




Kemudian kita lakukan tes ping ke domain tersebut, pastikan sudah berhasil.




Kemudian jika usernam dan password ZPanel lupa, bisa kita check pada folder zpanel yang diinstall di drive "C:zpanel > login_details"




Maka akan tersimpan pada notepad seperti berikut.




Kita akan coba membuat FTP menggunakan zpanel, login terlebih dahulu ke zpanel.




Kemudian kita akan membuat sebuah FTP Account yang nantinya akan digunakan sebagai akun untuk mengakses FTP Server. Caranya buka File Management > FTP Account.




Masukkan username dan password untuk login ke ftp nantinya. Kemudian pilih access typenya yaitu full access agar client bisa mengcreate file. Pada home directory pilih use domain directory lalu pilih root. Langsung klik create.




Oke 1 akun FTP sudah dibuat, jumlah maksimal akun yang dapat dibuat adalah 10 akun.




VERIFIKASI Melalui Web!

Setelah kita masuk kedalam FTP melalui browser. ftp://zpanel.rozenzi.com. Masukkan username dan password seperti yang sudah kita buat tadi.






Oke, kita sudah berhasil login. Didalamnya memang tidak ada file karena kita belum mengisinya dengan apapun.




Bentuk file yang sudah di buat.



VERIFIKASI Melalui File Manager

Lakukan verifikasi juga menggunakan file manager. Masukkan alamat ftpnya yaitu: ftp://zpanel.agung.web.id. Kemudian enter. Maka akan ada pop up log on as. Masukkan username dan password lalu enter.






Jika sudah berhasil, untuk membuktikan bahwa akun kita mendapatkan Full Access, kita buat 1 folder didalamnya. Dan pastikan folder tersebut berhasil dibuat.




VERIFIKASI CMD

Jika sudah tadi buat file di Mylibrary sekarang kita coba buat di CMD. Kita ke CMD. Lalu ketik ftp zpanel.agung.com setelah itu enter. Masukkan Username dan Password. Setelah mkdir FTP_Agung2. Setelah cek pada directory dengan perintah dir. Jika ada maka perintah tersebut berhasil.




Plesk!

Berikut langkah - langkah konfigurasinya :

Pertama kita download installer plesk pada situs https://www.plesk.com/ , lalu pilih "TRY FOR FREE". Disini kita mencoba install plesk dengan versi trial, dengan batas sekitar 15 hari.




Download installer untuk OS Windows.




Kemudian kita jalankan "plesk-installer.exe" dengan double klik, lalu klik Run untuk menjalankannya



Setelah itu kita tunggu hingga dialihkan ke browser.



Web browser akan muncul dan secara otomatis langsung masuk ke http://localhost:8447/. Isi password server kemudian Log In.






Setelah masuk pilih install or upgrade product untuk memulai aplikasi apa saja yang ingin diinstal.




Kemudian kita centang pada "Plesk" lalu kita install dengan versi yang stabil saja, lalu klik "Continue".




Setelah itu tunggu terlebih dahulu.




Installation type pilih Recommended, agar kita hanya menginstall paket yang dibutuhkan saja. Centang pada Preview components selection kemudian klik Continue.



Bisa kita lihat gambar di bawah ini, Status of components bisa di pilih apakah ingin diinstall, diupdate atau tidak diinstal. Tanda hijau centang berarti yang akan diinstal, tanda seru biru berarti update paket tersedia. Sedangkan merah silang paket tidak diinstal. Scroll kebawah kemudian klik Continue.





Kemudian bisa kita lihat gambar di bawah ini ada pengaturan letak path default. Untuk Spesifikasi path default yang akan diinstal terletak pada drive C:\ProgramFiles(x86)Plesk, sedangkan content web nya terdapat pada C:\Inetpub\whosts, lalu isikan password (password windows server kita) kemudian klik "Continue".




Setelah itu tunggu hingga proses instalasi selesai.




Oke, proses download komponen sudah selesai. Klik OK untuk melanjutkan.




Langsung login ke control panel hosting plesk anda dengan mengetikkan pada web browser seperti berikut, https://172.18.0.101:8443. Kemudian klik continue to this website.





Kemudian kita disuruh masukkan username "Administrator" (username window server kita ), Password (password windows kita), dan pilih interface language. Lalu klik "Log In"





Masukkan e-mail, password server, dan pilih Proceed with a full-featured trial license untuk menggunakan Plesk dengan lisensi trial. Jika kita sudah memiliki lisensi, kita bisa pilih yang atasnya. Dan centang pada I confirm that I've read and accepted the End-User License Agreement , kemudian klik Enter Plesk untuk memasuki Plesk.



Tunggu proses inisialisasi dari plesk sampai selesai.




Kemudian bisa kita lihat gambar di bawah ini adalah Tampilan awal dari plesk dan beberapa fiturnya ada seperti website & domain, mail, application, files, databases, File sharing, Statistics dan sebagainya.




Oke, kita sudah berhasil menginstal Plesk, berikut adalah tampilan awal ketika sudah login. Selanjutnya kita akan coba membuat domain, karena dengan membuat domain tersebut maka fitur Mail, Application, Files, Database, File Sharing, dan Statistic bisa digunakan. Klik pada Add Domain untuk membuat domain.




Isikan nama domain, username dan password. Pastikan ip address yang didaftarkan sudah benar. Selain itu untuk password harus memenuhi beberapa kriteria. Pastikan status passwordnya yaitu strong. Kemudian scrool ke bawah dan klik OK.



Kemudian bisa kita lihat gambar dibawah ini, satu domain sudah berhasil ditambahkan.








Thanks for reading.......
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews