About

Blogger templates

Minggu, 26 Mei 2019

Cara Instalasi Debian

Assalamualaikum wr wb, Temen-temen😄

Kali ini saya akan membahas cara menginstal Debian ke tampilan core.
Debian adalah sistem operasi (SO) bebas untuk komputer Anda. Sebuah sistem operasi adalah kumpulan program-program dasar dan utilitas yang membuat komputer Anda berjalan. Debian menggunakan kernel Linux.


Sebelumnya anda harus memasukan file ISOnya terlebih dahulu yaitu Debian versi.9 (sesuai kondisi), Pada menu pertama kita cukup pilih pada install untuk melakukan secara manual.


Pilih bahasa yang digunakan, sesuai pilihan anda karna kita orang indonesia ya plih saja bahasa indonesia.


Pilih other untuk memilih negara-negara lain dan carilah negara yang sesuai


↬ Selanjutnya kita pilih pada asia karena kita saat ini berada pada daerah asia.


Disini saya memilih indonesia karna negara yang saya saat ini.


Pada menu country to base default locale on setting on pilih United States saja


Pada bagian keymap to use yang maksudnya perintah tombol keyboard, Pilih saja American karena sudah untuk keyboard internasional settingan umum.


↬  Tunggu proses input data wilayah selesai.


↬ Selanjutnya akan ada tulisan "Do not configure the network at this time" maksudnya kita tidak melakukan konfigurasi jaringan untuk saat ini.


Masukan hostname yang akan kita gunakan, Lalu lanjutkan.


Masukan password root yaitu password untuk login ke root lalu Lanjutkan.


Masukkan ulang password untuk verifikasi.



Masukan nama yang kalian inginkan sebagai user nantinya. Lanjutkan lalu enter.


↬ Masukkan username akun untuk pada menu debian. Selanjutnya continue atau enter saja.


Masukan password untuk login user. Lanjutkan lalu enter.


↬ Masukkan password sebelumnya untuk verifikasi password yang akan digunakan. Selanjutnya lanjutkan enter saja.


Pilih jangkauan waktu di daerah yang anda tempati saat ini. Lalu enter saja.


Selanjutnya pilih metode untuk mempartisi hardisk, disini bisa memilih secara otomatis atau manual jika kalian ingin lebih leluasa mengatur pilih saja manual.


↬ Selanjutnya kita buat dahulu pertama untuk memulai partisi.


Selanjutnya pilih yes untuk mengisi partisi nya yang kosong.


Pilih partisi yang kosong untuk kalian isi. Lalu enter saja.


↬ Pilih Create a new partition. Setelah itu cukup enter saja.


Masukan partisinya / jumlah penyimpanan sesuai kebutuhan anda. Lanjutkan lalu enter.


Lalu pilih type partisinya, pada pemilihan partisi untuk root kita menggunakan Primary. Setelah itu cukup enter saja.


Kemudian masukan lokasi untuk partisi tersebut. Pilih awal untuk menaruh lokasi di awal.


↬ Setelah Done setting up the partision, untuk setelah pengaturan. Setelah itu cukup enter saja.


↬ Selanjutnya pilih yang masih kosong lagi untuk membuat partisi swap.


Pilih partisi baru untuk membuat partisi baru.


Masukan kembali jumlah harddisk pada partisi baru, masukkan 2 kali lipat pada memory di virtualbox.


↬ Pada bagian jenis partisi, cukup pilih yang Logikal


Setelah itu, untuk lokasi pilih awal saja.


↬ Kemudian untuk partisi yang kedua, ubah dari sistem berkas berjurnal Ext4 menjadi ruang swap.


↬ Pilih Swap area pada menu tersebut. Setelah itu cukup enter saja.


Pilih selesai menyusun partisi,lalu enter.


Seperti sebelumnya pilih partisi kosong terlebih dahulu.


Kita buat partisi baru lagi.


↬ Lalu, masukkan ukuran yang ingin digunakan. Disini saya menggunakan 1GB untuk bagian " /boot ". Jika sudah klik Lanjutkan.



↬ Pilih saja Logical, Primary cukup pada partisi root. Setelah itu cukup enter saja.


↬  Untuk lokasi partisi yang ketiga, gunakan atau pilih yang Awal.




↬ Selanjutnya ubah mount point yang akan kita gunakan. Setelah itu cukup enter saja.


↬ Pada titik kait untuk partisi ini, pilih yang /boot
 



Setelah itu, enter pada selesai menyusun partisi.


Selanjutnya sama seperti sebelumnya pilih bagian ruang kosong.


Masih sama seperti sebelumnya, kita membuat partisi baru lagi.


↬ Setelah itu, untuk ukuran partisi yang terakhir, masukkan ukuran dari sisa yang tersedia untuk bagian /home nya. Jika sudah klik Lanjutkan.





Selanjutnya, pilih Logikal saja lalu enter.



↬ Kemudian untuk susunan partisinya, langsung klik saja Selesai menyusun partisi, karena sudah otomatis terbentuk ke /home.


↬ Setelah itu, kita selesai melakukan partisi pada hard disk jika sudah mempartisi semuanya, maka langsung saja klik Selesai mempartisi.




↬ Setelah akan keluar notice, kita pilih yes.


Tunggu sesaat, Loading menyusun partisi.


↬ Lalu akan keluar notice untuk memasukkan CD atau DVD. Kita pilih tidak saja karena kita sudah menggunakan iso sebelumnya.


↬ Untuk penggunaan jaringan cermin (mirror), cukup klik Tidak.


Tunggu lagi dan disini loading sedang memilih dan memasang perangkat lunak.


↬ Untuk popularity-contest atau berpartisipasi pada paket yang terupdate, cukup klik Tidak.




Loading lagi sama seperti sebelumnya.


↬ Kemudian, pilih perangkat lunak yang ingin digunakan. Karena saya akan menggunakan Text bukan GUI. Jadi saya memilih web server, print server, SSH server, dan Perkakas sistem standar. Selain itu adalah untuk GUI. Jika sudah, klik Lanjutkan.




↬ Pada opsi pemasangan boot loader GRUB pada hard disk, cukup klik Ya.




↬ Pada pemasangan boot loader GRUB pada hard disk, pilih pada bagian yang bawah seperti pada gambar dibawah ini.




Lading sesaat karna sedang memasang boot loader GRUB.


Sudah selesai instalasi klik Lanjutkan saja.




↬ Setelah itu setelah kalian langsung bisa masuk kedalam Debian tersebut, cukup klik Enter saja pada bagian ini.

                                       


↬`Terakhir masukkan bagian pada login yaitu username yang sdah anda buat dan masukkan password yang dibuat sebelumnya, lalu enter. Sampai disini proses instalasi debian 9.6.0 ke core BERHASIL.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews