Assalamualaikum wr wb, Temen-temen😊
Saya akan menjelaskan konfigurasi DHCP pada Debian Linux, Ohiya, konfigurasi ini melanjutkan dari konfigurasi sebelumnya, yaitu DNS. Untuk yang belum tahu bagaimana konfigurasinya bisa lihat di CARA MENGKONFIGURASI DNS PADA DEBIAN DENGAN VIRTUAL BOX.
Jadi untuk DHCP tambahkan untuk adapter 2 nya yaitu, bisa menggunakan Internal Network atau bisa juga pakai Host-Only Network. Jika sudah ditambahkan, klik OK dan langsung mulai
Selanjutnya, karena ada 2 adapter didalam VirtualBox maka buatlah 2 ip. Disini saya gunakan interface enp0s3 dan enp0s8, enp0s3 sebagai ip publik dan enp0s8 sebagai ip privat yang akan kita gunakan sebagai ip DHCP.
Script: nano /etc/network/interfaces
Script: systemctl restart networking
Setelah direstart, check Ip yang sudah disetting
Script: ifconfig
Selanjutnya kita install dhcp terlebih dahulu dengan cara apt-get install isc-dhcp-server.
Selanjutnya kita pindah directory ke DHCP agar lebih mudah dengan cara cd /etc/dhcp/. Jika sudah lakukan perintah ls agar melihat file apa saja yang sudah tertera. Lakukan lakukan copy pada file dhcpd.conf agar jika satu saat ada kesalahan dalam konfigurasi. dengan cara cp dhcpd.conf dhcpd.conf.backup. Setelah itu ls agar lihat sudah ada atau belum seperti dibawah ini.
Untuk penggunaannya memakai Ip yang enp0s8, karena Ip yang akan disebar adalah Ip dari enp0s8.
Lakukan penambahan interface yang dijadikan sebagai server. Ketik perintah nano /etc/default/isc-dhcp-server lalu tambahkan interface yang kita gunakan di baris INTERFACESv4.
Bagian tersebut kita masukkan enp0s8 yang kita gunakan sebagai DHCP. Setelah itu kalian keluar dengan cara CRTL+X tulis Y lalu enter.
Jika sudah, restart bagian isc-dhcp-server nya.
Nah untuk verifikasi, bisa menggunakan windows7, windows10 atau yang lainnya. Disini saya menggunakan mikrotik. Untuk windows7 akan saya masukkan juga terupdatenya. Pada mikrotik ini adapternya internal network, dan otomatis akan dapat Ip yang disebar oleh server. Jika client dapat Ipnya, konfigurasi berhasil
Selanjutnya kita install dhcp terlebih dahulu dengan cara apt-get install isc-dhcp-server.
Selanjutnya kita pindah directory ke DHCP agar lebih mudah dengan cara cd /etc/dhcp/. Jika sudah lakukan perintah ls agar melihat file apa saja yang sudah tertera. Lakukan lakukan copy pada file dhcpd.conf agar jika satu saat ada kesalahan dalam konfigurasi. dengan cara cp dhcpd.conf dhcpd.conf.backup. Setelah itu ls agar lihat sudah ada atau belum seperti dibawah ini.
Untuk penggunaannya memakai Ip yang enp0s8, karena Ip yang akan disebar adalah Ip dari enp0s8.
Lakukan penambahan interface yang dijadikan sebagai server. Ketik perintah nano /etc/default/isc-dhcp-server lalu tambahkan interface yang kita gunakan di baris INTERFACESv4.
Bagian tersebut kita masukkan enp0s8 yang kita gunakan sebagai DHCP. Setelah itu kalian keluar dengan cara CRTL+X tulis Y lalu enter.
Jika sudah, restart bagian isc-dhcp-server nya.
VERIFIKASI


Mei 27, 2019
Agung.prnm_








Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar