About

Blogger templates

Minggu, 26 Mei 2019

Cara Menginstal / Mengkonfiguarsi DNS pada Debian9

Assalamualaikum wr wb, Temen-temen😊

Diblog saya kali ini saya akan menjelaskan dan mengkonfigurasi DNS pada Debian dengan VirtualBox.


Konsep & Cara Kerja
   DNS (Domain Name System) adalah suatu system yang mengubah nama host (seperti linux.or.id) menjadi alamat IP (seperti 64.29.24.175) atas semua komputer yang terhubung langsung ke Internet. DNS juga dapat mengubah alamat IP menjadi nama host.
   DNS bekerja secara hirarki dan berbentuk seperti pohon (tree). Bagian atas adalah Top Level Domain (TLD) seperti COM, ORG, EDU, MIL dsb. Seperti pohon DNS mempunyai cabang-cabang yang dicari dari pangkal sampai ke ujung. Pada waktu kita mencari alamat misalnya linux.or.id pertama-tama DNS bertanya pada TLD server tentang DNS Server yang melayani domain .id misalnya dijawab ns1.id, setelah itu dia bertanya pada ns1.id tentang DNS Server yang bertanggung jawab atas .or.id misalnya ns.or.id kemudian dia bertanya pada ns.or.id tentang linux.or.id dan dijawab 64.29.24.175
   Sedangkan untuk mengubah IP menjadi nama host melibatkan domain in-addr.arpa. Seperti domain lainnya domain in-addr.arpa pun bercabang-cabang. Yang penting diingat adalah alamat IP-nya ditulis dalam urutan terbalik di bawah in-addr.arpa. Misalnya untuk alamat IP 64.29.24.275 prosesnya seperti contoh linux.or.id: cari server untuk arpa, cari server untuk in-addr.arpa, cari server untuk 64.in-addr.arpa, cari server 29.64.in-addr.arpa, cari server untuk 24.29.64.in-addr.arpa. Dan cari informasi untuk 275.24.29.64.in-addr.arpa. Pembalikan urutan angkanya memang bisa membingungkan.

Alat & Bahan
⇰ Virtual Box
⇰ OS Debian





Log in terlebih dahulu ke dalam debiannya, dan kemudian masuk ke su (super user)
Jika sudah, langkah selanjutnya adalah setting Ip address. Masukkan script :
"nano /etc/network/interfaces"
⑴ Jika sudah diatur Ip Addressnya, maka langsung saja simpan dengan klik ctrl + X kemudian klik Y [Enter]


Setelah itu, restart network nya, agar Ip Address yang sudah di setting berubah. Masukkan script :
"systemctl restart networking"⑵ Jika sudah, check Ip Address yang sudah disetting, jika sudah sama dengan apa yang di setting berarti berhasil. Masukkan script :


⑶ Setelah itu kita lakukan pengesetan pada source yang akan kita daptkan untuk mengupdate debian yang kita gunakan tersebut. Dengan cara masukkan :

Sebelum masukkan kedalam filenya dahulu dengan cara nano /etc/apt/sources.list/
Lalu masukkan source tersebut yaitu, deb http://deb.debian.org/debian/ stretch main dan deb-src http://deb.debian.org/debian/ stretch main.



> Sebelumnya install SSH nya agar bisa diremote. Masukkan script :
"apt-get install ssh"
Jika terdapat masalah "please insert the disk labeled" yang maksudnya adalah untuk memasukan iso debiannya  maka cukup masukkan CD/DVD dari iso nya saja. Jika sudah klik [Enter]
Setelah itu, lakukan update dengan memasukkan script :
"apt-get update"
⑷ Setelah itu dapatkan update tools internet pada debian dengan memasukkan konfigurasi "apt-get install net-tools."


Lalu masukan perintah if config untuk melihat ip addressnya.


Setelah itu kita lakukan instalasi pada bind9. Dengan cara apt-get install bind9,  dan ketik Y untuk menyetujui proses penginstallannya.



Lalu, jika bind9 sudah terinstall, maka pindah direktori ke bind nya. Masukkan script :
"cd /etc/bind"


Selanjutnya jika sudah masukkan kedalam directory bind tersebut dengan cara cd /etc/bind/ dan masukkan kedalam bind tersebut untuk memasukkan local yang akan kita set sebagai zone kita. Dengan cara nano named.conf.local. Lalu masukkan konfigurasi seperti dibawah untuk melakukan pengesetan. Contoh :


zone "Debking.beb" {
type master;
file "/etc/bind/king";
};


zone "0.16.172.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/king2";
};


Jikalau sudah kita save konfigurasi tersebut dengan cara pencet CTRL + X lalu Y dan klik enter.



Setelah itu edit pada bagian named.conf.options. Masukkan script :
"nano named.conf.options"
Kemudian hapus garis miring pada area yang saya sudah beri tanda, dan ganti Ip Addressnya menjadi Ip Gateway dari Ip Address kamu. Jika sudah simpan.



Setelah itu, masuk dan edit di dalam file yang sudah dibuat pada zone pertama. Masukkan script :
"cp db.local king"
"nano king"
Lalu setelah itu kita lakukan pengesetan localhost agar bisa terforward seperti dibawah. Masuk dahulu kedalam menunya dengan cara nano king. Cara cepatnya adalah dengan cara CTRL+W lalu CTRL+R tulis localhost lalu enter, setelah itu masukkan domain kita tadi contoh saya Debking.beb Dan jangan lupa masukkan ip nya. pastikan pengesetan kalian sama seperti saya dibawah ini. Setelah itu CTRL+X tulis Y lalu enter.



Selanjutnya, masuk dan edit pada file yang sudah dibuat di zone kedua. Masukkan script :
"cp db.127 king2"
"nano king2"
Lalu kita masukkan kedalam file tersebut dengan cara nano king2. Cara cepatnya adalah dengan cara CTRL+W lalu CTRL+R tulis localhost lalu enter, setelah itu masukkan domain kita tadi contoh saya Debking.beb. Pada pojok ada angka 5 kalian masukkan oktat ke 4 pada ip kalian masing-masing. Saya menggunakan 111 karena tadi ip saya 172.16.0.111 dan oktat ke empat adalah 111. Setelah itu CTRL+X tulis Y lalu enter.



Lalu, masuk ke resolv.conf. Masukkan script :
"nano /etc/resolv.conf"
Kemudian masukkan domain name nya serta Ip address dan gatewaynya ke dalam resolv.conf, seperti pada gambar dibawah ini.


Setelah kita selesai melakukan semua konfigurasi kita lakukan restart pada bind kita dengan cara systemctl restart networking.


Kemudian masukan perintah "apt-get install dnsutils" untuk menginstall fitur dns untuk debian sehingga bisa mengakses dns yang sudah kita buat. Tunggu sampai proses install selesai.


 Kemudian kita cek dengan cara nslookup 172.116.0.111 maka akan terlihat domain kita tersedia dengan cara memanggil ip.


⒃ Setelah itu dig debking.beb (domain saya) maka akan terlihat semua yang sudah tertera.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews